Minggu, 06 Maret 2011

Membuat Kalkulator Sederhana DenganVB6.0



Program kalkulator adalah program standar yang sudah tersedia di Microsoft Windows. Tetapi, tak ada
salahnya jika kita mencoba membuat kalkulator sendiri dengan Microsoft Visual Basic 6.0.
Pertama-tama, buatlah sebuah form sesuai selera Anda, yang bentuknya kurang lebih seperti
kalkulator standar Windows, seperti ini:

Untuk properties dari masing-masing objek, saya contohkan seperti dibawah ini, dengan letak
masing-masing objek disesuaikan dengan gambar diatas.
Textbox 1:
(Name) : txtDisplay
Alignment: 1-Right Justify
Text : (kosongkan)
Maxlength : 12
Command Button 1:
(Name) : cmdAngka
Index : 1
Caption : 1
Command Button 2:
(Name) : cmdAngka
Index : 2
Caption : 2
Command Button 3:
(Name) : cmdAngka
Index : 3
Caption : 3
Command Button 4:
(Name) : cmdAngka
Index : 4
Caption : 4
Command Button 5:
(Name) : cmdAngka
Index : 5
Caption : 5
Command Button 6:
(Name) : cmdAngka
Index : 6
Caption : 6
Command Button 7:
(Name) : cmdAngka
Index : 7
Caption : 7
Command Button 8:
(Name) : cmdAngka
Index : 8
Caption : 8
Command Button 9:
(Name) : cmdAngka
Index : 9
Caption : 9

Command Button 10:
(Name) : cmdAngka
Index : 0
Caption : 0
Command Button 11:
(Name) : cmdPlusMinus
Caption : +/-
Command Button 12:
(Name) : cmdKoma
Caption : .
Command Button 13:
(Name) : cmdOperator
Index : 1
Caption : +
Command Button 14:
(Name) : cmdOperator
Index : 2
Caption : -
Command Button 15:
(Name) : cmdOperator
Index : 3
Caption : x
Command Button 16:
(Name) : cmdOperator
Index : 4
Caption : /
Command Button 17:
(Name) : cmdClearEntry
Caption : CE
Command Button 18:
(Name) : cmdClear
Caption : C
Command Button 19:
(Name) : cmdSamaDengan
Caption : =
Berikutnya, Anda tinggal membuat coding dari kalkulator tersebut. Jika Anda mengikuti semua
setting properties seperti diatas, maka codingnya saya contohkan seperti ini:
Option Explicit
Private Hasil As Double
Private Const opNol = 0
Private Const opTambah = 1
Private Const opKurang = 2
Private Const opKali = 3

Private Const opBagi = 4
Private Operator As Integer
Private NilaiBaru As Boolean
' untuk menghapus karakter terakhir
Private Sub Hapus()
Dim txt As String
Dim min_len As Integer
txt = txtDisplay.Text
If Left$(txt, 1) = "-" Then
min_len = 2
Else
min_len = 1
End If
If Len(txt) > min_len Then
txtDisplay.Text = Left$(txt, Len(txt) - 1)
Else
txtDisplay.Text = "0"
End If
End Sub
' hapus angka, hasil terakhir dan operator
Private Sub cmdClear_Click()
cmdClearEntry_Click
Hasil = 0
Operator = opNol
End Sub
' hapus angka
Private Sub cmdClearEntry_Click()
txtDisplay.Text = ""
End Sub
' menambahkan koma (desimal)
Private Sub cmdKoma_Click()
If InStr(txtDisplay.Text, ".") Then
Beep
Else
If NilaiBaru Then
txtDisplay.Text = "."
NilaiBaru = False
Else
txtDisplay.Text = txtDisplay.Text & "."
End If
End If
End Sub
' Menghitung
Private Sub cmdSamaDengan_Click()
Dim HasilBaru As Double
If txtDisplay.Text = "" Then
HasilBaru = 0

Else
HasilBaru = CDbl(txtDisplay.Text)
End If
Select Case Operator
Case opNol
Hasil = HasilBaru
Case opTambah
Hasil = Hasil + HasilBaru
Case opKurang
Hasil = Hasil - HasilBaru
Case opKali
Hasil = Hasil * HasilBaru
Case opBagi
'Tidak bisa dibagi nol
If HasilBaru = 0 Then
MsgBox "Tidak bisa dibagi 0", vbOKOnly + vbCritical, "Kalku ERROR"
Call cmdClear_Click
Else
Hasil = Hasil / HasilBaru
End If
End Select
Operator = opNol
NilaiBaru = True
txtDisplay.Text = Format$(Hasil)
End Sub
' menuliskan angka
Private Sub cmdAngka_Click(Index As Integer)
If NilaiBaru Then
txtDisplay.Text = Format$(Index)
NilaiBaru = False
Else
txtDisplay.Text = _
txtDisplay.Text & Format$(Index)
End If
End Sub
' tombol tambah/kurang/bagi/kali
Private Sub cmdOperator_Click(Index As Integer)
cmdSamaDengan_Click
Operator = Index
NilaiBaru = True
End Sub
' merubah tanda +/-
Private Sub cmdPlusMinus_Click()
If NilaiBaru Then
txtDisplay.Text = "-"
ElseIf Left$(txtDisplay.Text, 1) = "-" Then
txtDisplay.Text = Right$(txtDisplay.Text, 2)
Else

txtDisplay.Text = "-" & txtDisplay.Text
End If
End Sub
' filter untuk angka saja yg dapat diketikkan
Private Sub Form_KeyPress(KeyAscii As Integer)
txtDisplay_KeyPress KeyAscii
End Sub
Private Sub Form_KeyUp(KeyCode As Integer, Shift As Integer)
txtDisplay_KeyUp KeyCode, Shift
End Sub
' supaya kursor tetap di kanan
Private Sub txtDisplay_Change()
txtDisplay.SelStart = Len(txtDisplay.Text)
End Sub
Private Sub txtDisplay_GotFocus()
txtDisplay_Change
End Sub
' untuk mengetikkan angka di keyboard
Private Sub txtDisplay_KeyPress(KeyAscii As Integer)
Dim ch As String
ch = Chr$(KeyAscii)
Select Case ch
Case "0"
cmdAngka_Click 0
Case "1"
cmdAngka_Click 1
Case "2"
cmdAngka_Click 2
Case "3"
cmdAngka_Click 3
Case "4"
cmdAngka_Click 4
Case "5"
cmdAngka_Click 5
Case "6"
cmdAngka_Click 6
Case "7"
cmdAngka_Click 7
Case "8"
cmdAngka_Click 8
Case "9"
cmdAngka_Click 9
Case "*", "x", "X"
cmdOperator_Click opKali
Case "+"
cmdOperator_Click opTambah
Case vbCrLf, vbCr, "="

cmdSamaDengan_Click
Case "-"
cmdOperator_Click opKurang
Case "."
cmdKoma_Click
Case "/"
cmdOperator_Click opBagi
Case "C", "c"
cmdClearEntry_Click
End Select
KeyAscii = 0
End Sub
' untuk ketikan angka di numpad
Private Sub txtDisplay_KeyUp(KeyCode As Integer, Shift As Integer)
Select Case KeyCode
Case vbKeyNumpad0
cmdAngka_Click 0
Case vbKeyNumpad1
cmdAngka_Click 1
Case vbKeyNumpad2
cmdAngka_Click 2
Case vbKeyNumpad3
cmdAngka_Click 3
Case vbKeyNumpad4
cmdAngka_Click 4
Case vbKeyNumpad5
cmdAngka_Click 5
Case vbKeyNumpad6
cmdAngka_Click 6
Case vbKeyNumpad7
cmdAngka_Click 7
Case vbKeyNumpad8
cmdAngka_Click 8
Case vbKeyNumpad9
cmdAngka_Click 9
Case vbKeyMultiply
cmdOperator_Click opKali
Case vbKeyAdd
cmdOperator_Click opTambah
Case vbKeySeparator
cmdSamaDengan_Click
Case vbKeySubtract
cmdOperator_Click opKurang
Case vbKeyDivide
cmdOperator_Click opBagi
Case vbKeyDecimal
cmdKoma_Click
Case vbKeyBack, vbKeyDelete
Hapus
End Select
KeyCode = 0
End Sub

Silahkan modifikasi sendiri program Anda. Dapat saja ditambahkan fungsi yang lain seperti akar,
kuadrat atau bahkan trigonometri.
Source code diperoleh dari
www.planetsourcecode.com
Terima kasih & Selamat Mencoba! By Tono Maryono Ti Garut:Email:tono.maryono@gmail.com

SEJARAH COMPUTER

Komputer berasal dari bahasa latin computare yang mengandung arti menghitung. Karena luasnya bidang garapan ilmu komputer, para pakar dan peneliti sedikit berbeda dalam mendefinisikan termininologi komputer. Menurut Hamacher [1], komputer adalah mesin penghitung elektronik yang cepat dan dapat menerima informasi input digital, kemudian memprosesnya sesuai dengan program yang tersimpan di memorinya, dan menghasilkan output berupa informasi. Blissmer [2] mengatakan bahwa, komputer adalah suatu alat elektonik yang mampu melakukan beberapa tugas sebagai berikut: menerima input, memproses input tadi sesuai dengan programnya, menyimpan perintah-perintah dan hasil dari pengolahan, menyediakan output dalam bentuk informasi. Sedangan Fuori [3] berpendapat bahwa komputer adalah suatu pemroses data yang dapat melakukan perhitungan besar secara cepat, termasuk perhitungan aritmetika dan operasi logika, tanpa campur tangan dari manusia.
Untuk mewujudkan konsepsi komputer sebagai pengolah data untuk menghasilkan suatu informasi, maka diperlukan sistem komputer (computer system) yang elemennya terdiri dari hardware, software dan brainware. Ketiga elemen sistem komputer tersebut harus saling berhubungan dan membentuk kesatuan. Hardware tidak akan berfungsi apabila tanpa software, demikian juga sebaliknya. Dan keduanya tiada bermanfaat apabila tidak ada manusia (brainware) yang mengoperasikan dan mengendalikannya.
Hardware atau Perangkat Keras: peralatan yang secara fisik terlihat dan bisa djamah.
Software atau Perangkat Lunak: program yang berisi instruksi/perintah untuk melakukan pengolahan data.
Brainware: manusia yang mengoperasikan dan mengendalikan sistem komputer.
Penggolongan Komputer
Literatur terbaru tentang komputer melakukan penggolongan komputer berdasarkan tigal hal: data yang diolah, penggunaan, kapasitas/ukurannya, dan generasinya.
Berdasarkan Data Yang Diolah
Komputer Analog
Komputer Digital
Komputer Hybrid
Berdasarkan Penggunannya
Komputer Untuk Tujuan Khusus (Special Purpose Computer)
Komputer Untuk Tujuan Umum (General Purpose Computer)
Berdasarkan Kapasitas dan Ukurannya
Komputer Mikro (Micro Computer)
Komputer Mini (Mini Computer)
Komputer Kecil (Small Computer)
Komputer Menengah (Medium Computer)
Komputer Besar (Large Computer)
Komputer Super (Super Computer)
Berdasarkan Generasinya
Komputer Generasi Pertama (1946-1959)
Komputer Generasi Kedua (1959-1964)
Komputer Generasi Ketiga (1964-1970)
Komputer Generasi Keempat (1979-sekarang)
Komputer Generasi Kelima
Referensi
V. Carl Hamacher, Zvonko G. Vranesic, Safwat G. Zaky, Computer Organization (5th Edition), McGraw-Hill, 2001.
Robert H. Blissmer, Computer Annual, An Introduction to Information Systems 1985-1986 (2nd Edition), John Wiley & Sons, 1985. William M. Fuori, Introduction to the Computer: The Tool of Business (3rd Edition), Prentice Hall, 1981.

Mengunci Folder Pribadi

Pendahuluan
Punya file yang sangat pribadi? Tentu sangat riskan jika computer kita sering digunakan orang lain. Meskipun bisa disembunyikan (hidden), tetap saja masih bisa dibuka. Sebenarnya banyak aplikasi untuk mengunci file/folder, walaupun kebanyakan berbayar. Kali ini saya akan mencoba salah satu software pengunci file/folder dengan nama Instan Lock. Jika Anda ingin mencoba, silakan download di sini.

Isi Cara menggunakannya:
1. Buka aplikasi Instan Lock.
2. Masukkan password yang Anda masukkan saat pertama kali dijalankan.

3. Klik OK.
4. Klik Add untuk memasukkan folder.

7. Sekarang, folder yang dikunci hilang. Folder ini tidak akan kelihatan walaupun kita mengaktifkan show hidden file. Bahkan, jika kita memilih menampilkan file system yang dihidden pun, tetap tidak akan kelihatan.

9. Dengan demikian, folder yang tadi dikunci, bisa dibuka kembali. Jika ingin membuka secara permanen, klik Remove.

Penutup Kita tidak akan menyangka akan ada orang lain yang membuka file/folder pribadi kita. Jadi, sebaiknya gunakan software pengunci file/folder untuk mengamankannya. Ingat, kata Bang Napi! Kejahatan terjadi bukan hanya karena niat pelakunya, tetapi juga karena ada kesempatan. Waspadalah! Waspadalah! Referensi
http://www.sudarma.info/2008/07/mengunci-folder-pribadi.html

Pemprograman Delphi

Bagi pemula seringkali bingung ketika hendak mempelajari bahasa pemrograman, apapun bahasanya.
Padahal tidak sesulit yang dibayangkan untuk mempelajari sebuah bahasa pemrograman. Pada tulisan
ini akan dibahas cara memulai belajar bahasa pemrogramanan, khususnya Delphi. Namun cara seperti
ini bisa diterapkan pula untuk belajar bahasa pemrograman yang lain, seperti keluarga xbase : dbase,
Clipper, Foxbase/foxpro, keluarga visual : Delphi, Visual Basic, Visual C dan sebagainya.
Kali ini akan dibahas tiga struktur perintah dalam pemrograman komputer yaitu :
1. Perintah berupa Sequence (diproses oleh kompiler secara berurutan)
2. Perintah berupa Pencabangan / Pemilihan kasus (diproses sesuai kasus yang terpenuhi)
3. Perintah berupa Pengulangan (diproses secara berulang sampai kondisi tertentu)
Keywords: Sequence, Pencabangan, Pengulangan, Delphi
1
. PENDAHULUAN
Sebelum kita memulai Delphi, kita harus menginstalasi program Delphinya terlebih dahulu. Kita
bisa menggunakan Delphi 5 atau 6. Sebenarnya Delphi versi berapapun tidak masalah, karena
produk Borland ini selalu menjaga kompatibilitas antar versinya. Untuk menginstalasi Delphi cukup
mudah, tinggal ikuti petunjuk yang diberikan pada tampilan di layar. Sesudah Delphi terinstalasi pada
komputer, kita bisa memulai mengenal dahulu apa itu Delphi? Kelompok bahasa pemrograman apa?
Delphi adalah kompiler / penterjemah bahasa Delphi (awalnya dari Pascal) yang merupakan bahasa

tingkat tinggi sekelas dengan Basic, C. Bahasa Pemrograman di Delphi disebut bahasa prosedural
artinya bahasa/sintaknya mengikuti urutan tertentu / prosedur. Ada jenis pemrograman
non-prosedural seperti pemrograman untuk kecerdasan buatan seperti bahasa Prolog. Delphi
termasuk Keluarga Visual sekelas Visual Basic, Visual C, artinya perintah-perintah untuk membuat
objek dapat dilakukan secara visual. Pemrogram tinggal memilih objek apa yang ingin dimasukkan
kedalam Form/Window, lalu tingkah laku objek tersebut saat menerima event/aksi tinggal dibuat
programnya. Delphi merupakan bahasa berorentasi objek, artinya nama objek, properti dan
methode/procedure dikemas menjadi satu kemasan (encapsulate).
Sebelum mempelajari ketiga struktur pemrograman ada baiknya kenali dahulu tampilan IDE, yang
merupakan editor dan tools untuk membuat program Delphi. Pada IDE akan ditampilkan Form baru
yang merupakan aplikasi/program Window yang akan dibuat.
Aplikasi / program berbasis windows sering disebut dengan jendela (window). Bagaimana membuat
aplikasi berbasis windows (berbasis grafik dan bukan berbasis teks seperti pada DOS)? Caranya
dengan membuat sebuah form. Pada pemrograman berbasis windows, kita akan diperhadapkan pada
satu atau beberapa jendela yang nampak dihadapan kita. Jendela ini dalam Delphi disebut juga
dengan form. Pada pemrograman berbasis windows, kita akan diperhadapkan pada satu atau
beberapa jendela yang nampak dihadapan kita. Jendela ini dalam Delphi disebut juga dengan form.
Delphi adalah sebuah perangkat lunak (bahasa pemrograman) untuk membuat program / aplikasi
komputer berbasis windows. Delphi merupakan bahasa pemograman berbasis objek, artinya semua
komponen yang ada merupakan objek-objek. Ciri sebuah objek adalah memiliki nama, properti dan
method/procedure. Delphi disebut juga visual programming artinya komponen-komponen yang ada
tidak hanya berupa teks (yang sebenarnya program kecil) tetapi muncul berupa gambar-gambar.

1.1. Membuat Sebuah Form
Saat anda pertama kali masuk ke Delphi, anda akan diperhadapkan pada sebuah form kosong yang
akan dibuat secara otomatis. Form tersebut diberi nama Form1. Form ini merupakan tempat
bekerja untuk membuat antarmuka pengguna.
Figure 1 Form kosong yang dibuat saat anda masuk Delphi

1.2. Mengganti Nama Form dan Menambahkan Judul
Biasakan sebelum menjalankan program, sebaiknya ganti nama form dan beri judul sesuai program
yang kita buat. Delphi akan secara otomatis memberi nama form1, form2, form3, dst. Nama form
tersebut kurang mengandung arti dan akan menyulitkan bila form yang dibuat cukup banyak.
Saat membuka Delphi pertama kali, nampak sebuah jendela Object Inspector. Jika tidak muncul
pilih menu View Object Inspector atau tekan tombol F11.
Pada Object Inspector ada dua buah halaman (tab) yaitu Properties dan Events. Properties
digunakan untuk mengganti properti (kepemilikan) sebuah objek/komponen. Sedangkan Events
digunakan untuk membuat procedure yang diaktifkan (trigered) lewat sebuah event.
Figure 2 Jendela Object Inspector untuk mengganti properti caption
Semua properti diurutkan berdasarkan alpabetik, dan dapat juga diurutkan berdasarkan kategori.
Gantilah judul form dengan Hello melalui properti Caption, sedangkan nama form dengan nama
frmHello melalui properti Name. Caption digunakan untuk menyimpan keterangan yang
dimunculkan pada form, sedangkan Name digunakan sebagai Nama dari objek tersebut.
Isi dari properti Name harus diawali alpabet dan tidak menggunakan spasi atau tanda baca
Anda sekarang sudah membuat aplikasi form kosong dengan tombol standar window : Minimize,
Maximize, dan Close. Anda dapat mengubah ukuran form dengan menarik pada bingkai form
menggunakan mouse (drag=klik tombol kiri mouse, tahan tombol tersebut lalu geser ke kiri/kanan
atau atas/bawah). Anda dapat memindahkan form dengan meletakkan kursor pada form kemudian
menggesernya (drag).

1.3. Menyimpan Form
Pada Delphi ada 3 buah file utama (*.dpr, *.pas dan *.dfm).
1) *.dpr adalah file proyek yang dibuat berisi program kecil untuk :
• mendefinisikan Unit yang ada dalam file proyek
• menginisialisasi data
• membangun form
• menjalankan aplikasi
uses
Forms,
Unit1 in ‘Unit1.pas’ {Form1};
begin
Application.Initialize;
Application.CreateForm(Tform1, Form1);
Application.Run;
end.
2) *.pas adalah unit-unit (pascal code file), bisa terdiri satu atau banyak file
3) *.dfm adalah file definisi Form (special pseudo code file), bisa terdiri satu atau banyak file
object Form1: Tform1
Left = 200
Top = 108
Width = 696
Height = 480
Caption = ‘Form1’
Font.Charset = DEFAULT_CHARSET
Font.Color = clWindowText
Font.Height = -11
Font.Name = ‘MS Sans Serif’
Font.Style = []
PixelsPerInch = 96
TextHeight = 13
object Button1: Tbutton
Left = 176
Top = 116
Width = 75
Height = 25
Caption = ‘Button1’
TabOrder = 0
end
end
Catatan:
Setiap Form (.dfm) harus memiliki sebuah Unit (.pas), tetapi anda dapat memiliki Unit tanpa sebuah
Form (hanya kode saja). Jika ingin melihat kode tersebut anda dapat mengklik kanan mouse, lalu
pilih VIEW AS TEXT atau tekan tombol Alt- F12. Sebaiknya anda tidak mengubah isi code
tersebut, karena akan menyebabkan masalah serius. Tunggu saat anda sudah memahami maksud
kode tersebut. Untuk kembali ke bentuk form, pilih VIEW AS FORM atau tekan tombol Alt- F12
kembali.

Pilih submenu Save Project atau Save Project As pada menu File, dan Delphi akan menanyakan
nama file source code untuk unit (*.pas) dan nama file proyeknya (*.dpr). Beri nama file form
dengan HELLO.PAS dan project HELLO.DPR.
Sesudah disimpan, jalankan program dengan menekan tombol F9 atau pilih menu Run Run.
1.4. Menempatkan Komponen pada Form
Karena Delphi merupakan bahasa pemrograman visual, maka komponen-komponen akan nampak
pada layar. Anda tinggal menempatkan komponen yang diinginkan pada form. Ada empat cara
menempatkan komponen pada form. Misal anda memilih komponen Button pada Components
Palette bagian Standard Page. Anda dapat memilih salah satu langkah berikut:
• Klik pada kompenen tersebut, pindahkan kursor ke form, sambil menekan tombol kiri mouse
(drag komponen dan geser pada form) atau
• Pilih komponen (klik komponen yang diinginkan) pada Components Palette kemudian klik
pada form dimana komponen itu akan diletakkan.
• Klik ganda pada komponen yang diinginkan, maka komponen tersebut akan ditambahkan
pada form
• Anda dapat menggunakan Copy dan Paste bila ingin membuat komponen yang sama yang
sudah ada pada form. Caranya Shift-Klik kiri pada komponen yang ada di form, lalu pilih
menu Copy (Ctrl-C) kemudian pilih menu Paste (Ctrl-V).
Figure 3 Kumpulan komponen
1.5. Mengatur Tataletak Komponen
Pada form ini hanya ada satu button, mungkin ada di bagian tengah form. Anda dapat mengatur letak
komponen tersebut dengan menggesernya. Bila anda ingin merapihkan pilih menu View
Alignment Palette, maka muncul sebuah Toolbox Align dengan ikon perapihan (alignment icons).

Dengan toolbox ini anda dapat merapikan beberapa komponen sekaligus, caranya buat fokus beberapa
komponen, lalu klik icon pada toolbox yang diinginkan. Untuk mengetahui arti icon tersebut gerakan
mouse pada tombol tersebut, lalu akan muncul penjelasan singkat kegunaan icon tersebut atau lihat
Help (tekan F1). Anda bisa mempelajarinya sendiri. Cukup mudah!.
Langkah yang penting adalah mengubah nama dan keterangan kompenen button tersebut. Ikuti
bagian ini
1.6. Mengubah Nilai Properti
Ubah nilai properti Caption menjadi Katakan Hello dan nilai properti Name menjadi btnHello.
Langkah ini mirip dengan mengubah nama dan keterangan sebuah form.
Setiap komponen sebaiknya diberinama yang memiliki arti dan diawali oleh jenis komponennya. Misal nama
dari form Hello adalah “frmHello” atau nama dari button Hello adalah “btnHello”. Tujuannya adalah
mengelompokkan komponen-komponen sejenis, karena pada Object Inspector nama komponen diurutkan
berdasarkan alpabet.
Properti name adalah properti internal dan digunakan untuk memberi nama pada sebuah
komponen/objek. Nama ini adalah sebuah variabel yang mengacu pada komponen tersebut.
Beberapa aturan penamaan komponen atau variabel atau identifer sbb
• Diawali alpabet, berikutnya boleh angka, garis bawah.
• Tidak memakai spasi atau tanda-tanda baca atau operator
• Boleh huruf kapital atau kecil, tidak ada perbedaan
• Tidak menggunakan kata kunci (reserve word) yang digunakan Delphi
• Biasakan nama komponen diawali kelompok komponennya, misal btnHello, frmHello,
rgrKelas.
Berikut contoh penamaan yang keliru menggunakan spasi

Sesudah anda mengubah properti anda dapat melihat kode programnya (tekan Alt-F12) sbb :
object Form1: Tform1
:
Caption = ‘Hello’
:
object btnHello: Tbutton
Caption = ‘Katakan Hello’
End
end
1.7. Membuat Method/Procedure lewat Event
Saat anda menekan tombol pada sebuah form atau komponen, Windows memberitahukan bahwa
aplikasi mengirim pesan yang dibangkitkan oleh event tertentu . Delphi akan menanggapi dengan
menerima event atau panggilan tersebut. Hal ini yang dinamakan penanganan event (event-handler
method). Delphi mendefinisikan sejumlah event pada setiap komponennya. Daftar event ini bebeda
untuk setiap komponen. Event yang paling umum pada komponen Button adalah OnClick. Artinya
jika komponen Button tersebut di Klik maka akan melakukan procedure apa.
Ada beberapa teknik yang dapat dilakukan untuk menangani event misal OnClick pada komponen
button :
• Klik ganda pada button tersebut, maka sebuah method/procedure btnHelloClick
• Pilih button, kemudian pilih Object Inspector’s combo box (called the Object Selector), pilih
Tab Events, dan klik ganda pada area putih disebelah kanan event OnClick
• Pilih button, pilih Tab Events, dan masukkan nama method yang dikehendaki, misal
btnHelloClick pada area putih di sebelah kanan event OnClick

Figure 6 Tab Events pada Object Inspector, dan procedure yang dibangkitkan lewat event OnClick.
Bila anda ingin menghapus procedure atau penanganan event tersebut, anda dapat menghapus pada editor Unit
tersebut. Hapus blok procedure tersebut dan hapus pada bagian definisi procedure yang ada diatasnya.
Sekarang anda mengisi procedure tersebut dengan perintah untuk menampilkan pesan sbb :
procedure Tform1.BtnHelloClick(Sender: Tobject);
begin
MessageDlg (‘Hello, guys’, mtInformation, [mbOK], 0);
end;
Perintah ini sangat sederhana, yaitu untuk menampilkan pesan. Fungsi ini mempunyai empat
parameter. Untuk rincinya anda dapat melihat Bantuan (F1).
• Parameter pertama : kalimat yang akan dimunculkan (pesannya)
• Parameter kedua : tipe message box seperti mtWarning, mtError, mtInformation, atau
mtConfirmation. Coba lihat perbedaannya.
• Parameter ketiga : kumpulan tombol yang akan digunakan seperti mbYes, mbNo, mbOK,
mbCancel, atau mbHelp.
• Parameter keempat : untuk help context atau nomor halaman pada Help, beri angka nol jika
anda tidak mempunyai file help.
Gambar 1.1 Message box
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
9
1.8. Kompilasi dan Jalankan Program
Tekan tombol Run atau pilih menu Run Run, Delphi does the following:
1. Kompilasi Pascal source code file yang mendefinisikan form-form yang ada (.pas, .dfm)
2. Kompilasi project file (.dpr)
3. Buat executable (.EXE) file
4. Jalankan executable file, biasanya pada mode pencarian kesalahan (debug mode).
2. PERINTAH SEQUENCE / DIPROSES SECARA BERURUTAN
Perintah-perintah ini akan diproses oleh kompiler secara berurutan. Contoh kita memiliki 3 baris
perintah. Kompiler akan memroses mulai dari baris-1, baris-2 kemudian baris-3.
Contoh program untuk menampilkan pesan sebanyak 3 kali seperti berikut :
MessageDlg (‘Hello, guys’, mtInformation, [mbOK], 0);
MessageDlg (‘Hello, lady’, mtInformation, [mbOK], 0);
MessageDlg (‘Hello, everybody’, mtInformation, [mbOK], 0);
Mudah …khan??
Berikut latihan ke-1 untuk tiga buah aplikasi yaitu membuat tombol Hello, saat diklik tombolnya,
tombol akan beraksi dengan memunculkan pesan. Ikuti langkahnya sbb :
1. Buat form frmHello1 seperti yang sudah dijelaskan.
• Komponen yang dibutuhkan form dengan nama frmHello1 dan button dengan nama
btnHello1. Ubah properti name-nya
• Ubah properti caption masing-masing komponen menjadi Membuat program Hello1 dan
Katakan Hello
• Buat method dari komponen btnHello1 lewat event OnClick, seperti berikut
procedure TfrmHello1.btnHello1Click(Sender: Tobject);
begin
MessageDlg (‘Hello, guys’, mtInformation, [mbOK], 0);
end;
• Jalankan program lihat hasilnya
• Coba ganti parameter ke-1, ke-2 dan ke-3
• Simpan dengan nama unit uHello1.pas dan project pHello1.dpr pada direktori Latih1
2. Buat aplikasi baru (File-New-Application) dengan form baru frmHello2 mirip form frmHello1
dengan tambahan sebagai berikut. Apa yang terjadi? (properti caption dari komponen tombol diganti
saat program berjalan)
• Komponen yang dibutuhkan form dengan nama frmHello2 dan button dengan nama
btnHello2. Ubah properti name-nya

Pemrograman Delphi

Bagi pemula seringkali bingung ketika hendak mempelajari bahasa pemrograman, apapun bahasanya.
Padahal tidak sesulit yang dibayangkan untuk mempelajari sebuah bahasa pemrograman. Pada tulisan
ini akan dibahas cara memulai belajar bahasa pemrogramanan, khususnya Delphi. Namun cara seperti
ini bisa diterapkan pula untuk belajar bahasa pemrograman yang lain, seperti keluarga xbase : dbase,
Clipper, Foxbase/foxpro, keluarga visual : Delphi, Visual Basic, Visual C dan sebagainya.
Kali ini akan dibahas tiga struktur perintah dalam pemrograman komputer yaitu :
1. Perintah berupa Sequence (diproses oleh kompiler secara berurutan)
2. Perintah berupa Pencabangan / Pemilihan kasus (diproses sesuai kasus yang terpenuhi)
3. Perintah berupa Pengulangan (diproses secara berulang sampai kondisi tertentu)


Keywords: Sequence, Pencabangan, Pengulangan, Delphi
1
. PENDAHULUAN
Sebelum kita memulai Delphi, kita harus menginstalasi program Delphinya terlebih dahulu. Kita
bisa menggunakan Delphi 5 atau 6. Sebenarnya Delphi versi berapapun tidak masalah, karena
produk Borland ini selalu menjaga kompatibilitas antar versinya. Untuk menginstalasi Delphi cukup
mudah, tinggal ikuti petunjuk yang diberikan pada tampilan di layar. Sesudah Delphi terinstalasi pada
komputer, kita bisa memulai mengenal dahulu apa itu Delphi? Kelompok bahasa pemrograman apa?
Delphi adalah kompiler / penterjemah bahasa Delphi (awalnya dari Pascal) yang merupakan bahasa

tingkat tinggi sekelas dengan Basic, C. Bahasa Pemrograman di Delphi disebut bahasa prosedural
artinya bahasa/sintaknya mengikuti urutan tertentu / prosedur. Ada jenis pemrograman
non-prosedural seperti pemrograman untuk kecerdasan buatan seperti bahasa Prolog. Delphi
termasuk Keluarga Visual sekelas Visual Basic, Visual C, artinya perintah-perintah untuk membuat
objek dapat dilakukan secara visual. Pemrogram tinggal memilih objek apa yang ingin dimasukkan
kedalam Form/Window, lalu tingkah laku objek tersebut saat menerima event/aksi tinggal dibuat
programnya. Delphi merupakan bahasa berorentasi objek, artinya nama objek, properti dan
methode/procedure dikemas menjadi satu kemasan (encapsulate).
untuk selanjutnya coba anda masukan Komentar....